kabar terkini

Terpilih Lagi Jadi Duta Baca Indonesia, Gol A Gong Ungkap Misi Besarnya



Sementara itu, Gol A Gong mengaku tetap bersedia melanjutkan amanah sebagai DBI Tahun 2026 karena ingin memberi teladan bahwa gerakan literasi harus lahir dari kepedulian terhadap masyarakat.

“Gerakan literasi memang harus muncul dari hati. Persoalan insentif mungkin bonus. Saya ingin memberi contoh kepada Relawan Literasi Masyarakat (Relima) bahwa kerja-kerja literasi harus dijalankan dengan kesungguhan. Sebab, menjadi berguna jauh lebih penting dari sekadar menjadi orang penting,” tuturnya.

Ia juga berharap program DBI maupun Relima dapat terus diperkuat pada tahun-tahun mendatang karena memiliki peran strategis dalam membangun budaya baca masyarakat.

Perpustakaan dan gerakan literasi, lanjutnya, harus tetap berada di garis depan dalam menjawab tantangan rendahnya kapasitas literasi bangsa. Karena itu, ia mendorong para Relima untuk tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga terus meningkatkan kapasitas diri, kompetensi, konsistensi, dan jejaring kolaborasi di daerah masing-masing.

Gol A Gong juga menyoroti pentingnya membangun citra dan jejaring gerakan literasi di era digital agar keberadaan Relima semakin dikenal masyarakat luas.

Dorongan terhadap para Relima juga didukung olehnya untuk menjaga konsistensi gerakan literasi melalui pendekatan yang lebih kreatif dan dekat dengan masyarakat. Gol A Gong menyadari, penggerak literasi di ruang publik perlu mengembangkan kemampuan penulisan kreatif agar kegiatan literasi lebih menarik dan mudah diterima berbagai kalangan.

“Kalau kita di ruang publik, kita bisa ajarkan pemustaka tentang creative writing, kelas inspiratif, dan memoir. Jadi literasi itu dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga memaparkan rencana kolaborasi penulisan buku bersama para Relima yang ditargetkan terbit pada peringatan Hari Kunjung Perpustakaan, 14 September 2026. Buku tersebut dirancang sebagai ruang berbagi gagasan, pengalaman, dan praktik baik gerakan literasi dari berbagai daerah di Indonesia.

 



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *