kabar terkini

Bupati Fadi Arafiq Tak Paham Pemerintahan, Golkar: Partai Sudah Beri Bekal



JAKARTA, KOMPAS.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji menyatakan, Golkar sudah memberi bekal mengenai tata kelola pemerintahan kepada para kadernya yang jadi kelapa daerah, tetapi para kader diminta untuk tetap meningkatkan pengetahuan mereka.

Hal ini disampaikan Sarmuji mengenai Bupati Pekalongan Fadi Arafiq yang mengaku tidak paham tata kelola pemerintahan dan hukum usai ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Partai dan pemerintah pusat sudah berusaha memberi pembekalan, tetapi detail selanjutnya mesti selalu meng-upgrade diri terus menerus,” ujar Sarmuji kepada Kompas.com, Kamis (5/3/2026).

Baca juga: Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Hukum karena Pedangdut, Bima Arya: Kepala Daerah Lain Mau Belajar

Sarmuji menyampaikan, setiap orang yang memiliki posisi sebagai pejabat pemerintahan harus menyesuaikan diri dengan bidang tugasnya, termasuk dalam hal tata pemerintahan.


Selain itu, Sarmuji turut mendorong pemda mendampingi pejabatnya secara terus menerus.

“Pemerintah daerah juga memiliki bagian hukum yang mesti mendampingi pejabat daerah terus menerus,” imbuh dia.

Sebelumnya, KPK menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengaku dirinya berlatar belakang sebagai musisi dangdut.

Baca juga: Kasus Bupati Fadia Arafiq, KPK Ingatkan Artis Belajar Dulu jika Masuk Dunia Politik

Meski mengaku bukan seorang birokrat, Fadia tetap menggarap proyek Pemkab walaupun tidak memahami bagaimana hukum dan tata kelola pemerintahan daerah.

“Dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan, FAR menerangkan bahwa dirinya berlatar belakang sebagai musisi dangdut, bukan seorang birokrat serta tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan daerah,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Fadia telah ditetapkan sebgai tersangka kasus dugana korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan tahun anggaran 2023-2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *