kabar terkini

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Mohon Tetap di TNI, ‘Ada Anak-Anak Harus Dinafkahi’



Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi usai Andrie mengikuti rekaman podcast di kantor YLBHI.

Berdasarkan kronologi yang diungkap KontraS, Andrie meninggalkan kantor YLBHI sekitar pukul 23.00 WIB dan melintas di Jalan Salemba I menuju Talang menggunakan sepeda motor. Sekitar pukul 23.37 WIB, dua orang tak dikenal yang berboncengan motor menghampirinya dari arah berlawanan.

Salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh Andrie. Serangan itu membuat Andrie berteriak kesakitan dan menjatuhkan motornya di lokasi kejadian.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, terutama tangan, wajah, dada, dan area mata. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

KontraS juga mengungkap bahwa beberapa hari sebelum kejadian, Andrie sempat menerima sejumlah panggilan dari nomor tidak dikenal pada 9–12 Maret 2026. Sebagian nomor diduga terkait spam penipuan hingga modus pinjaman online.

Dalam perkembangan kasus, empat prajurit TNI kemudian ditetapkan sebagai terdakwa dalam perkara penyiraman air keras tersebut dan menjalani proses persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *